WeCreativez WhatsApp Support
Tanyakan Terkait Produk Layanan Kami

Mekanisme Jasa Pengiriman Kargo Udara

Jasa Pengiriman Kargo Udara

Mekanisme Jasa Pengiriman Kargo Udara

Mekanisme jasa pengiriman kargo udara biasanya menggunakan prosedur khusus yang harus ikuti oleh pihak pengirim. Sebelum barang sampai ke tempat tujuan ada beberapa proses yang harus dilalui oleh pihak pengirim, yaitu mulai dari proses penggolongan jenis kargo, dilanjutkan dengan proses pengiriman dan prosedur dalam penerimaan serta proses pembongkaran kargo. Proses ini biasanya melibatkan 3 pihak, yaitu pihak Shipper (pengirim), pihak Consignee (penerima), dan pihak Carrier (pengangkut). Dalam proses ini, pihak Shipper bisa berupa perorangan, perusahaan, atau distributor yang dilakukan dengan cara langsung tanpa adanya campur tangan daru pihak ketiga atau freight forwarder.

Jasa Pengiriman Kargo Udara

Apabila jasa pengiriman kargo udara memakai freight forwarder atau agent, maka di dalam dokumennya harus dialmpirkan pada pihak jasa kargo kemudian ke pihak penerbangan (airlines) yang merupakn media pengangkut untuk menggolongkan barang yang dikirim dalam klasifikasi kargo. Klasifikasi kargo sendiri biasanya dibagi dalam 2 kategori, yaitu General cargo dan Special cargo

Klasifikasi Jasa Pengiriman Kargo Udara

General cargo

Jasa pengiriman kargo udara  yang termasuk dalam general cargo biasanya tidak membutuhkan penanganan yang khusus. Walaupun begitu jenis kargo ini tetap harus memenuhi sejumlah persayaratan, yang paling utama adalah yang masih berkaitan dengan proses pengepakan, sehingga barang dapat ditampung pada kompartemen kargo.

Special cargo

Special cargo yaitu kiriman cargo yang memerlukan penanganan khusus. Barang atau benda yang masuk dalam kategori special kargo adalah sebagai berikut:

– Explosive Metal

Yang mencakup bahan-bahan yang mudah untuk meledak atau yang mengandung unsur kimia serta berpotensi tinggi untuk bisa menimbulkan ledakan, misalnya amunisi, dan petasan.

– Flammable Goods

Jenis cargo ini umumnya adalah barang yang mudah untuk terbakar baik itu yang berupa benda padat, gas, atau cair.

– Corrosive material

Jenis kargo yang termasuk dalam corrosive material adalah bahan aktif yang bisa berpotensi untuk menimbulkan karat atau semacam zat asam dan air raksa.

– Irritant Material

Adalah benda yang memiliki unsur perangsang atau dapat memberikan rangsangan yang sama apabila terkontaminasi dengan benda yang lain, misalnya gas, alkohol, spiritus dan yang lainnya.

– Oxidizing Material

Apabila diangkut dengan menggunakan cargo udara, oxidizing material adalah salah satu yang termasuk paling berbahaya. Barang yang termasuk dalam jenis ini adalah benda-benda yang sangat mudah terbakar serta sangat reaktif pada Nitrat, Peroksida, ataupun zat pemutih.

– Human Remains

Yang termasuk dalam kategori Human Remains adalah pengangkutan yang meliputi jasad, baik yang dibalsem ataupun tidak, atau yang sudah dikremasi.

– Poisonous Subtances

Benda yang termasuk dalam kategori ini adalah benda-benda yang mengandung zat beracun contohnya, cianida atau arsenic.

– Live Animal

Live animal termasuk dalam kategori special cargo yang memerlukan penanganan khusus, karena ini berhubungan dengan hewan hidup, seperti kucing, anjing, ikan hias, burung, dan yang lainnya.

Selain dari beberapa poin yang telah dijelaskan diatas masih banyak jenis dari special cargo yang perlu mendapatkan penanganan serta keahlian khusus apabila dikirim dengan menggunakan jasa pengiriman kargo udara.

Post a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *